YSDK Bersama Pokja Proklim Sadar Alam Melaksanakan Pengembangan Demplot Pertanian Tangguh Iklim dan Bencana di Desa Tamong

YSDK bersama Pokja Proklim Sadar Alam melaksanakan pengembangan demplot pelatihan dan pengkajian pertanian tangguh iklim dan bencana di Desa Tamong. Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari lokakarya penilaian partisipatif terhadap risiko perubahan iklim dan bencana (PACDR), dengan memperkenalkan sistem terasering pada lahan pertanian dan perkebunan.

Pemilihan sistem terasering menjadi langkah strategis, mengingat kondisi geografis Desa Tamong yang didominasi lahan miring sehingga rawan longsor. Perubahan iklim juga semakin menambah tantangan terhadap ketahanan pangan dan keberlanjutan perkebunan masyarakat setempat.

Kegiatan dimulai dengan sosialisasi desain demplot kepada anggota Pokja Proklim Sadar Alam, kemudian dilanjutkan dengan gotong royong membangun demplot meski cuaca tidak menentu. Setelah itu, dibuat bedengan serta dilakukan penanaman pohon sebagai penahan tanah, disertai penanaman sayur-sayuran untuk mendukung pengelolaan lahan berkelanjutan.

Ibu Anis, salah satu anggota Pokja Proklim Sadar Alam, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengetahuan baru baginya. Selama ini masyarakat Desa Tamong belum terbiasa mengolah lahan miring dengan sistem terasering. Ia berencana mereplikasi praktik ini di lahan miliknya, serta berharap demplot yang dikembangkan dapat menjadi contoh nyata bagi warga sekitar untuk bersama-sama menerapkan metode serupa dengan pendampingan Pokja Proklim Sadar Alam.

Melalui inisiatif ini, Desa Tamong diharapkan semakin siap menghadapi risiko iklim dan bencana, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara berkelanjutan.

About the Author

You may also like these

id_IDIndonesian